ModifikasiDaun. Daun merupakan sebuah organ yang dimiliki tanaman dan berfungsi sebagai tempat fotosintesis untuk menghasilkan zat makan. Akan tetapi ternyata ada juga daun yang mengalami modifikasi, dimana terjadi perubahan bentuk pada daun yang membuatnya mengalami fungsi berbeda. Perubahan bentuk (modifikasi) ini memang tidak hanya terjadi
Struktur dan fungsi tumbuhan maksudnya adalah tatanan berbagai bagian-bagian yang membentuk suatu tumbuhan dilengkapi dengan kegunaannya masing-masing. Mengapa kita mempelajari struktur dan fungsi tumbuhan? Selain untuk menjaga kelestarian alam, tumbuhan juga terbukti telah bermanfaat banyak bagi kesejahteraan manusia. Oleh karena itu, mempelajari struktur dan fungsi tumbuhan juga dapat membuka berbagai teknologi dan aplikasi baru baik untuk menjaga tumbuhan, maupun memaksimalkan berbagai potensi yang dimilikinya. Selain itu, struktur dan fungsi tumbuhan juga terbukti dapat ditiru dan dimanfaatkan untuk berbagai teknologi canggih seperti panel surya, sensor cahaya, pemurnian air, dsb. Struktur dan Fungsi Akar, Batang, Daun, dan Bunga Beberapa bagian umum tumbuhan yang membentuk bermacam tumbuhan adalah akar, batang, daun, dan bunga. Struktur tumbuhan semacam itu disebut dengan tumbuhan berorgan vegetatif. Organ vegetatif adalah organ tumbuhan yang berfungsi mendukung pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan, terutama berguna untuk penyerapan, pengolahan, pengangkutan, dan penimbunan zat-zat makanan Tim Kemdikbud, 2017, hlm. 146. Organ vegetatif tumbuhan berpembuluh terdiri atas akar, batang, dan daun. Berbagai bagian tersebut juga memiliki struktur dan fungsinya masing-masing dalam menjaga kehidupan tumbuhan yang tersusun olehnya. Berikut adalah pemaparan masing-masing struktur dan fungsi akar, batang, dan, dan bunga. Struktur dan Fungsi Akar Akar adalah organ tumbuhan yang umumnya berada di bawah permukaan tanah, tidak memiliki buku-buku, tumbuh ke pusat bumi atau menuju air, warna tidak hijau keputih-putihan atau kekuning-kuningan, dan memiliki bentuk meruncing Tim Kemdikbud, 2017, hlm. 109. Jenis Akar Terdapat dua jenis sistem perakaran pada tumbuhan, yaitu serabut dan tunggang. Tumbuhan monokotil seperti padi, jagung, dan rumput memiliki sistem perakaran serabut. Sebaliknya pada tumbuhan dikotil seperti kacang tanah dan mangga memiliki sistem perakaran tunggang. Fungsi Akar Secara umum, akar memiliki fungsi untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah atau medium tumbuhnya, menyerap air dan mineral dalam tanah atau pada medium tumbuhnya. Pada beberapa tumbuhan, akar mengalami modifikasi sehingga dapat memiliki fungsi lain, yakni untuk menyimpan cadangan makanan, seperti pada singkong dan bengkuang. Selain itu, akar juga dapat berfungsi juga untuk menyerap oksigen atau untuk bernapas seperti pada tumbuhan bakau. Sementara itu, pada tumbuhan wortel dan lobak akar tunggang berfungsi menyimpan cadangan makanan yang akan digunakan tumbuhan selama perbungaan dan pembentukan buah. Oleh karena itu, wortel dan lobak akan dipanen sebelum perbungaan. Struktur dan Fungsi Batang Batang umumnya berbentuk panjang bulat seperti silinder, memiliki ruas-ruas internodus yang masing-masing dibatasi oleh buku-buku atau disebut sebagai nodus. Pada nodus itulah tempat melekatnya daun dan tunas tumbuhan. Fungsi Batang Batang memiliki banyak fungsi antara lain menyokong bagian-bagian tumbuhan yang berada di atas tanah, dan sebagai jalan pengangkutan air dan mineral dari akar menuju daun dan jalan pengangkutan makanan dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan. Uniknya, pada beberapa tumbuhan, batang dapat mengalami modifikasi dan berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan, seperti pada tumbuhan tebu dan kentang dan rimpang kunyit. Struktur dan Fungsi Daun Daun adalah organ tumbuhan yang menempel pada batang yang biasanya berbentuk tipis lebar dan banyak mengandung zat warna hijau yang dinamakan klorofil Tim Kemdikbud, 2017, hlm. 113. Setiap jenis tumbuhan memiliki bentuk, ukuran, dan warna daun yang berbeda dan membuat ciri khas khusus untuk tumbuhan tersebut. Contoh umumnya adalah tumbuhan monokotil memiliki peruratan daun yang sejajar, sedangkan tumbuhan dikotil memiliki peruratan daun menjala. Fungsi Daun Daun memiliki beberapa fungsi, antara lain sebagai alat untuk mengambil gas karbon dioksida CO2 yang digunakan sebagai sumber bahan baku dalam fotosintesis, mengatur penguapan air transpirasi, dan pernapasan respirasi tumbuhan. Pada proses fotosintesis dibutuhkan cahaya sebagai sumber energi. Energi tersebut ditangkap oleh zat hijau daun yang disebut klorofil. Gas karbon dioksida CO2 dan air H2O digunakan sebagai bahan baku untuk menghasilkan glukosa C6H12O6 dan oksigen O2. Glukosa selanjutnya akan disusun menjadi zat pati/amilum C6H10O5n melalui reaksi polimerisasi. Amilum tersebut kemudian disimpan dalam akar misalnya pada singkong, batang misalnya pada sagu, dan buah misalnya pada padi. Struktur dan Fungsi Bunga Bunga adalah alat reproduksi perkembangbiakan generatif pada tumbuhan. Bunga biasanya memiliki warna yang menarik dan berfungsi untuk menarik serangga atau hewan lain yang dapat membantu proses penyerbukan fertilisasi putik oleh serbuk sari yang ditaburkan tidak sengaja oleh serangga. Secara umum, bunga tersusun atas dua bagian utama, yaitu perhiasan bunga dan alat reproduksi bunga. Perhiasan bunga meliputi tangkai, kelopak kaliks, dan mahkota korola. Sedangkan alat reproduksi berupa benang sari alat kelamin jantan dan putik alat kelamin betina. Bunga yang memiliki semua bagian-bagian di atas disebut sebagai bunga lengkap. Sedangkan bunga yang tidak memiliki salah satunya disebut bunga tidak lengkap. Sementara itu, berdasarkan keberadaan alat reproduksi dalam satu bunga, ada bunga yang memiliki benang sari dan putik dalam satu bunga dan disebut dengan bunga sempurna. Ada pula bunga yang hanya memiliki satu alat kelamin saja dalam satu bunga dan disebut bunga tidak sempurna. Menariknya tumbuhan monokotil mempunyai bagian-bagian bunga seperti daun kelopak, daun mahkota, dan benang sari yang berkelipatan 3 tiga. Sementara itu, tumbuhan dikotil mempunyai bagian-bagian bunga berkelipatan 4 empat atau 5 lima. Struktur dan Fungsi Buah dan Biji Darimana buah dan biji berasal? Jawabannya adalah dari bunga. Tepatnya, dari salah satu bagian bunga, yaitu putik pistillum. Putik terdiri atas tiga bagian, yaitu bagian dasar yang menggelembung disebut bakal buah ovarium, bagian yang memanjang disebut tangkai putik stilus, dan kepala putik stigma. Di dalam bakal buah terdapat satu atau lebih bakal biji ovul. Pada perkembangan selanjutnya, bakal buah akan berkembang menjadi buah sedangkan bakal biji akan berkembang menjadi biji. Jaringan tumbuhan adalah sekumpulan sel yang memiliki struktur yang sama yang membentuk suatu kesatuan untuk memberikan fungsi tertentu Tim Kemdikbud, 2017, hlm. 119. Sel-sel pada tumbuhan yang memiliki struktur yang sama akan terintegrasi menjadi suatu jaringan dan memberikan fungsi tertentu pada tubuh tumbuhan. Berdasarkan aktivitas pembelahan sel penyusun jaringan selama masa pertumbuhan dan perkembangan, jaringan tumbuhan dapat dikelompokkan menjadi jaringan meristem jaringan embrional dan jaringan permanen jaringan dewasa. Jaringan Meristem Jaringan meristem atau disebut juga jaringan embrional adalah jaringan yang sel-selnya aktif membelah diri secara mitosis. Hal ini menyebabkan sel-sel tumbuhan semakin bertambah dan menyebabkan tumbuhan mengalami pertambahan tinggi dan volume. Berdasarkan asal terbentuknya, jaringan meristem dapat dikelompokkan menjadi dua macam, yaitu meristem primer dan meristem sekunder. Berikut ini adalah penjelasannya. Meristem Primer Meristem primer adalah jaringan meristem pada tumbuhan yang sel-selnya aktif membelah Tim Kemdikbud, 2017, hlm. 119. Meristem primer pada umumnya terdapat pada ujung batang dan ujung akar oleh karena itu meristem primer menyebabkan pertumbuhan primer pada tumbuhan pertumbuhan vertikal atau perpanjangan akar dan batang. Meristem Sekunder Meristem sekunder merupakan jaringan yang berasal dari sel-sel dewasa yang berubah sifatnya menjadi meristematik kembali atau dengan kata lain aktif membelah kembali Tim Kemdikbud, 2017, hlm. 120. Contohnya adalah kambium pembuluh kambium vaskuler dan kambium gabus felogen. Kambium vaskuler adalah lapisan sel-sel yang aktif membelah yang terletak di antara pembuluh angkut xilem dan floem. Kambium vaskuler ini banyak terdapat pada batang dan akar tumbuhan dikotil, sedangkan tumbuhan monokotil pada umumnya tidak memiliki kambium vaskuler. Jaringan Dewasa Jaringan dewasa atau disebut juga jaringan permanen pada tumbuhan adalah jaringan yang bersifat non-meristematik atau tidak aktif membelah Tim Kemdikbud, 2017, hlm. 122. Jaringan ini berasal dari pembelahan sel-sel meristem primer dan sel-sel meristem sekunder, yang telah mengalami diferensiasi atau mengalami perubahan bentuk sehingga memiliki fungsi tertentu. Berdasarkan fungsinya jaringan dewasa dibedakan menjadi empat, yaitu jaringan pelindung, jaringan dasar, jaringan penyokong, dan jaringan pengangkut. Jaringan Pelindung Jaringan pelindung terdapat di seluruh permukaan luar tumbuhan untuk melindungi bagian dalam tumbuhan dari berbagai pengaruh luar yang merugikan seperti hilangnya air akibat suhu yang meningkat dan kerusakan mekanik yang disebabkan dari hal lain di alam. Contoh dari jaringan pelindung adalah jaringan epidermis yang dapat berkembang mengalami modifikasi menjadi alat pelindung tambahan, seperti stomata mulut daun, sisik, trikoma rambut-rambut, dan duri spina. Jaringan Dasar Jaringan dasar merupakan jaringan yang hampir terdapat pada seluruh bagian tumbuhan. Jaringan dasar seringkali disebut jaringan pengisi. Jaringan ini berperan penting dalam semua proses fisiologi metabolisme pada tumbuhan. Oleh karena itu, jaringan ini juga memegang peranan penting dalam struktur dan fungsi tumbuhan. Jaringan dasar merupakan jaringan yang hampir terdapat pada seluruh bagian tumbuhan. Jaringan dasar seringkali disebut jaringan pengisi. Jaringan ini berperan penting dalam semua proses fisiologi metabolisme pada tumbuhan. Contoh dari jaringan dasar ini yaitu jaringan parenkim. Jaringan parenkim dapat berdiferensiasi menjadi banyak jenis jaringan parenkim lain, misalnya pada buah dan umbi parenkim berdiferensiasi menjadi parenkim cadangan makanan yang berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan bagi tumbuhan. Jaringan Penyokong Penguat Jaringan penyokong merupakan jaringan yang berperan untuk menunjang bentuk tubuh tumbuhan. Berdasarkan bentuk dan sifatnya, jaringan penyokong dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu jaringan kolenkim dan jaringan sklerenkim. Jaringan kolenkim merupakan jaringan yang berfungsi untuk menyokong bagian tumbuhan yang masih muda. Sel-sel jaringan kolenkim memiliki dinding sel yang mengalami penebalan, namun tidak merata. Jaringan sklerenkim adalah jaringan penguat yang bersifat permanen. Jaringan sklerenkim berfungsi untuk menyokong tubuh tumbuhan yang sudah tua. Berdasarkan bentuk selnya, jaringan sklerenkim dibedakan menjadi dua, yaitu jaringan serat fiber dan jaringan sklereid. Jaringan serat terdiri atas sel-sel yang memanjang, meruncing pada kedua ujungnya, dan tersusun membentuk benang. Jaringan serat banyak ditemukan pada jaringan xilem. Jaringan sklereid terdiri atas sel-sel yang pendek, dan memiliki bentuk yang tidak teratur. Jaringan sklereid ini banyak ditemukan pada kulit kacang atau buah pir. Jaringan Pengangkut Vaskuler Jaringan pengangkut terdiri atas dua jenis, yaitu xilem dan floem. Xilem berfungsi untuk mengangkut air dan zat-zat terlarut di dalamnya dari akar menuju daun. Floem berfungsi untuk mengangkut makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan. Struktur dan Fungsi Jaringan pada Akar Beberapa fungsi akar yang telah dijelaskan sebelumnya di atas adalah untuk menambatkan tubuh tumbuhan pada tanah, menyerap air dan mineral dalam tanah. Mengapa akar tumbuhan mampu melakukan fungsi penting tersebut? Apakah ada keterkaitan antara struktur jaringan penyusun akar dengan fungsi akar? Berikut adalah pemaparan yang dapat menjawab pertanyaan tersebut. Pada bagian ujung akar terdapat jaringan meristem apikal dan tudung akar. Jaringan meristem apikal inilah jaringan yang sel-selnya terus membelah membuat akar semakin panjang. Tudung akar berfungsi untuk melindungi sel-sel meristem tersebut saat membelah sehingga dapat menembus tanah tanpa mengalami kerusakan dan akar dapat menambatkan tubuh tumbuhan dengan kuat ke dalam tanah. Selain menambatkan tubuh tumbuhan ke tanah, akar juga berfungsi untuk menyerap air dan mineral dari dalam tanah. Mengapa akar mampu memiliki fungsi tersebut? Berikut penjelasannya. Struktur dan Cara Kerja Jaringan Akar Akar tersusun atas epidermis, korteks, dan silinder pusat. Epidermis merupakan bagian terluar akar dan memiliki dinding yang tipis, sehingga air dan mineral mudah masuk ke dalam sel-sel epidermis yang kemudian diteruskan ke dalam korteks dan silinder pusat. Pada bagian tertentu sel-sel epidermis juga mengalami modifikasi menjadi rambut akar yang berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan air dan mineral. Bagian yang lebih dalam dari epidermis yaitu korteks. Korteks ini tersusun atas jaringan parenkim yang dinding selnya tipis dan tersusun renggang. Korteks ini berfungsi untuk tempat penyimpanan cadangan makanan bagi tumbuhan. Lapisan terdalam dari korteks disebut endodermis. Lapisan endodermis tersusun atas satu lapis sel yang membatasi korteks dengan silinder pusat. Pada endodermis terdapat bentukan seperti pita yang disebut pita Kaspari. Pita Kaspari berfungsi untuk mengatur jalannya mineral yang diserap oleh akar agar menuju ke silinder pusat. Di sebelah dalam endodermis terdapat daerah silinder pusat atau stele. Silinder pusat tersusun atas jaringan pengangkut dan jaringan pendukung lainnya seperti perisikel dan parenkim empulur. Sel-sel perisikel berfungsi untuk membentuk cabang akar. Berkas pengangkut pada silinder pusat terdiri atas xilem yang berfungsi mengangkut air dan mineral dari tanah menuju batang hingga ke daun dan floem yang berfungsi mengangkut makanan hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh tumbuhan. Struktur dan Fungsi Jaringan pada Batang Seperti halnya akar, batang juga memiliki epidermis, korteks, dan berkas pengangkut. Bagian terluar batang yang masih muda tersusun atas jaringan epidermis. Pada batang tumbuhan dikotil yang sudah dewasa, epidermis akan rusak dan digantikan oleh periderm atau jaringan gabus. Pada bagian yang lebih dalam dari epidermis terdapat korteks. Korteks pada batang juga tersusun atas jaringan parenkim. Pada beberapa tumbuhan, seperti tebu, kentang, dan rimpang kunyit, di daerah korteks inilah cadangan makanan disimpan. Berkas pengangkut pada batang merupakan kelanjutan berkas pengangkut pada akar. Melalui berkas pengangkut ini, air dan mineral yang diserap akar diteruskan oleh berkas pengangkut pada batang untuk menuju daun. Pada batang dikotil, berkas pengangkut tersusun dalam lingkaran, sedangkan pada batang monokotil, berkas pengangkut tersebar. Antara xilem dan floem pada berkas pengangkut tumbuhan dikotil terdapat kambium vaskuler yang aktif membelah. Struktur dan Fungsi Jaringan pada Daun Pada permukaan atas dan bawah daun terdapat jaringan yang disebut epidermis. Jaringan epidermis berfungsi melindungi jaringan di dalam daun. Pada beberapa tumbuhan, daun juga dilapisi oleh lapisan lilin yang disebut kutikula yang berfungsi untuk mengurangi penguapan. Sel-sel epidermis dapat mengalami modifikasi menjadi stomata, sisik, dan rambut-rambut. Stomata dapat membuka dan menutup, menyesuaikan kondisi lingkungan. Pada tumbuhan umumnya, saat siang hari stomata membuka, sehingga karbon dioksida dapat masuk ke dalam daun untuk digunakan dalam fotosintesis. Pada tumbuhan yang hidup di daerah kering, misalnya kaktus, stomata menutup saat siang hari. Hal ini dilakukan agar tidak banyak air dalam tubuh yang hilang karena menguap lewat stomata. Pada tumbuhan tersebut stomata baru membuka saat malam hari. Fotosintesis terjadi di jaringan mesofil yang terdiri dari jaringan palisade atau jaringan tiang dan jaringan bunga karang yang tersusun dari sel-sel yang bentuknya tidak teratur, tersusun longgar, dan juga mengandung klorofil. Namun, pada tumbuhan monokotil, mesofil tidak berdiferensiasi menjadi jaringan palisade dan jaringan bunga karang, tetapi tersusun atas sel-sel parenkim yang mengandung klorofil yang memiliki ukuran seragam. Di dalam daun juga terdapat jaringan xilem yang membawa air dan mineral dari batang dan jaringan floem yang berfungsi membawa hasil fotosintesis dari daun untuk disalurkan ke seluruh tubuh tumbuhan. Teknologi yang Terinspirasi dari Struktur Jaringan Tumbuhan Struktur organ dan jaringan tumbuhan yang kompleks dan luar biasa telah menginspirasi manusia untuk mengembangkan berbagai teknologi yang memiliki banyak manfaat bagi manusia. Struktur dan fungsi tumbuhan dapat ditiru dan diaplikasikan pada berbagai kepentingan lain dalam kehidupan manusia. Apa saja teknologi yang meniru atau terilhami struktur organ dan jaringan tumbuhan? Berikut adalah beberapa di antaranya. Panel Surya Solar Cell Panel surya adalah alat yang dapat mengubah sinar matahari menjadi energi listrik. Ketika cahaya matahari menabrak permukaan panel surya menyebabkan elektron partikel penyusun atom yang bermuatan negatif pada panel surya bergerak melalui suatu konduktor dan menjadi arus listrik. Mekanisme kerja panel surya ini terinspirasi oleh mekanisme fotosintesis yang terjadi pada daun tumbuhan. Pada proses fotosintesis elektron pada kompleks klorofil akan bergerak melalui suatu saluran dan menyebabkan muatan positif ikut bergerak. Mekanisme tersebut diimplementasikan pada panel surya untuk menghasilkan listrik, sedangkan pada proses fotosintesis energi gerak elektron tersebut diubah menjadi glukosa. Sensor Cahaya Sensor cahaya adalah sensor yang biasa digunakan pada penerangan jalan yang secara otomatis akan menyala jika suasana di sekitar gelap. Cara kerja sensor cahaya terinspirasi dari mekanisme fotoreseptor tumbuhan. Saat menjelang pagi, sinar matahari akan mengenai fotoresistor dan menyebabkan listrik mengalir menuju sakelar. Aktifnya sakelar ini akan mematikan aliran listrik utama, sehingga lampu penerangan jalan menjadi mati. Sementara itu, menjelang malam, aliran listrik tidak dapat mengalir melalui fotoresistor sehingga tidak ada aliran listrik yang mengalir menuju sakelar sehingga lampu penerangan menyala. Tumbuhan yang memiliki mekanisme semacam itu adalah kaktus. Stomata kaktus akan membuka saat malam hari dan akan tertutup saat siang hari untuk mengurangi penguapan air. Proses membuka dan menutupnya stomata didukung oleh aktivitas sel penjaga stomata. Sel penjaga ini memiliki reseptor cahaya yang disebut fotoreseptor yang peka terhadap cahaya. Lapisan Pelindung dan Pengilap Bagaimana tanaman talas atau daun teratai dapat sangat bersih dan tahan air? melalui mikroskop kita dapat melihat bahwa ternyata terdapat penampang melintang dari kedua daun tersebut maka kamu akan melihat pada permukaan daun tersebut terdapat lapisan tebal yang disebut kutikula. Kutikula tersusun atas senyawa lipid berupa lilin wax dan polimer hidrokarbon yang disebut kutan. Kedua senyawa ini bersifat hidrofobik atau tidak suka air, sehingga jika air mengenai lapisan ini tidak akan membasahi daun. Lapisan lilin ini juga mampu mencegah menempelnya debu atau kotoran lain dan membuat daun tetap bersih. Para Ilmuwan mengadopsi mekanisme ini dan menerapkannya untuk membuat cat yang tidak mudah kotor, lapisan pengilap, dan lapisan anti air, misalnya pada semir sepatu, lapisan pengilap pada mobil atau perabot rumah tangga, dan lain sebagainya. Alat Pemurnian Air Pada umumnya perairan yang ditumbuhi eceng gondok kondisi airnya jernih. Mengapa demikian? Ketika kamu melihat akar eceng gondok, kamu akan melihat akar eceng gondok berbentuk serabut-serabut yang banyak dan rapat. Akarakar ini mampu menyerap partikel-partikel yang terlarut dalam air sehingga air menjadi bersih. Bahkan zat-zat berbahaya seperti racun pun dapat diserap oleh eceng gondok. Jika kita mengamati membran sel akar eceng menggunakan mikroskop elektron, maka akan terlihat lubang-lubang atau saluran kecil pada membran sel akar. Saluran itu terbentuk dari protein dan memiliki lubang dengan ukuran tertentu dan daya ikat tertentu pula. Salah satu salurannya bernama aquaporin. Aquaporin ini merupakan saluran protein kanal yang hanya dapat dilewati oleh air, sehingga partikel lain tidak dapat masuk lewat aquaporin. Mekanisme tersebut menginspirasi ilmuwan untuk mengembangkan teknologi penyaringan atau pemurnian air. Dengan teknologi ini air yang kotor dapat disaring, sehingga air hasil penyaringan benar-benar bersih dan aman untuk dikonsumsi. Referensi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 2017. Ilmu Pengetahuan Alam SMP/MTs Kelas VIII. Jakarta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. MenurutRachmawati et al. (2014) ada beberapa macam modifikasi pada daun,yaitu. sebagai berikut: 1. Duri (spina phyllogenum) Duri merupakan organ aksesori dan berfungsi sebagai alat perlindungan diri dari. pemangsa (serangga maupun herbivora) dan dapat mengurangi penguapanair yang. dapat berasal dari modifikasi daun atau merupakan organ Tabel Tumbuhan yang Akarnya Mengalami Modifikasi Bentuk/Struktur dan Fungsi beserta Penjelasannya nurainins blog Akar merupakan organ tumbuhan yang umumnya berada di permukaan tanah, tidak memiliki buku-buku, tumbuh ke pusat bumi atau menuju air, warna keputih-putihan atau kekuning-kuningan dan memiliki bentuk dua jenis sistem perakaran yaitu akar serabut dan akar tunggang. Akar tumbuhan monokotil memiliki sistem perakaran serabut. Tumbuhan dikotil memiliki sistem perakaran tunggang. Pada beberapa tumbuhan, akar mengalami modifikasi sehingga dapat memiliki fungsi untuk menyimpan cadangan makanan misalnya pada singkong dan bengkuang serta berfungsi juga untuk menyerap oksigen atau untuk bernapas, misalnya pada tumbuhan ini Tabel Tumbuhan yang Akarnya Mengalami Modifikasi Struktur dan Fungsi No Nama Tumbuhan Bentuk/ Struktur Akar Fungsi Modifikasi Akar 1 Wortel Daucus carota Bentuk seperti tombak. Struktur akar tunggang yang disebut akar tombak/pena. Menyimpan cadangan makanan 2 Beringin Ficus benjamina Bentuk menggantung di udara serta tumbuh ke arah tanah. Struktur akar akar udara atau akar gantung. Menyimpan air dan udara 3 Benalu Loranthus Melekat pada tumbuhan inang. Struktur akar akar penghisap haustorium. Menyerap air maupun zat makanan dari inangnya 4 Sirih piper betle Seperti serabut dan memiliki cairan pelekat sehingga dapat melekat pada tempat tumbuhnya Struktur akar akar pelekat. Melekatkan batang pada tempat tumbuh 5 Bakau Rhizophora mangle Tumbuh ke atas hingga ke permukaan tanah pneumatopora Struktur akar akar tunjang. Menyerap udara 6 Vanili Vanilla planiflora Tumbuh hingga seperti memeluk batang tumbuhan lain atau tempat tumbuhnya. Struktur akar akar pembelit. Melekatkan batang pada tempat tumbuh 7 Pohon Tanjang Bruguiera parviflora Tumbuh keluar dan membengkok kembali ke dalam tanah . Struktur akar akar lutut. Agar tumbuhan menancap kuat ke tanah 8 Randu Ceiba pentandra Berbentuk seperti papan yang disusun secara vertikal. Struktur akar akar banir. Memperkuat batang agar tidak mudah roboh 9 Pandan laut Pandanus odorifer Tumbuh dari bagian bawah batang ke segala arah dan seakan-akan menunjang batang. Struktur akar akar tunjang. Bernafas dan memperkuat batang agar tidak mudah roboh. 10 LobakRaphanus sativus Bentuk seperti tombak. Struktur akar tunggang yang disebut akar tombak/pena. Menyimpan cadangan makanan / hasil fotosintesis Baca juga Tabel Tumbuhan yang Batangnya Mengalami Modifikasi Struktur dan FungsiPenjelasan 1. Wortel Bentuk akar wortel seperti tombak. Struktur akar wortel akar tunggang yang disebut akar tombak atau akar pena. Fungsi modifikasi akar wortel untuk menyimpan cadangan Beringin Bentuk akar beringin menggantung di ud­­­­­­ara serta tumbuh ke arah tanah. Struktur akar beringin akar udara atau akar gantung. Fungsi modifikasi akar beringin untuk menyimpan air dan Benalu Bentuk akar benalu melekat pada tumbuhan inang. Struktur akar benalu akar penghisap haustorium. Fungsi modifikasi akar benalu adalah untuk menyerap air maupun zat makanan dari Sirih Bentuk akar sirih seperti serabut dan memiliki cairan pelekat sehingga dapat melekat pada tempat tumbuhnya Struktur akar sirih akar pelekat. Fungsi modifikasi akar sirih adalah melekatkan batang pada tempat Bakau Bentuk akar bakau tumbuh ke atas hingga ke permukaan tanah pneumatopora Struktur akar bakau akar tunjang. Fungsi modifikasi akar adalah untuk menyerap Vanili Bentuk akar vanili tumbuh hingga seperti memeluk batang tumbuhan lain atau tempat tumbuhnya. Struktur akar vanili akar pembelit. Fungsi modifikasi akar vanili adalah melekatkan batang pada tempat Pohon Tanjang Bentuk pohon tanjang tumbuh keluar dan membengkok kembali ke dalam tanah. Struktur akar pohon tanjang akar lutut. Fungsi modifikasi akar pohon tanjang adalah agar tumbuhan menancap kuat ke tanah dan membantu Randu Tanaman randu berbentuk seperti papan yang disusun secara vertikal. Struktur akar randu akar banir. Fungsi modifikasi akar adalah untuk memperkuat batang agar tidak mudah Pandan laut Bentuk pandan laut tumbuh dari bagian bawah batang ke segala arah dan seakan-akan menunjang batang. Struktur akar pandan laut akar tunjang. Fungsi modifikasi akar pandan laut adalah untuk bernafas dan memperkuat batang agar tidak mudah roboh karena sering terendam air Lobak Bentuk akar lobak seperti tombak. Struktur akar lobak akar tunggang yang disebut akar tombak atau akar pena. Fungsi modifikasi akar lobak adalah menyimpan cadangan makanan / hasil fotosintesis.Akar tunjang adalah akar yang banyak dan tebal, muncul dari batang bagian bawah.Akar lutut adalah akar yang tumbuh membengkok ke atas kemudian membengkok lagi masuk kedalam tanah.Akar pembelit adalah akar yang berfungsi untuk membelit penunjang dari tumbuhan merambat. Baca juga Tabel Organ Pencernaan, Enzim dan Zat Kimia yang Dihasilkan serta Fungsinya Baca juga Tabel Mengidentifikasi Jenis Gerak Tumbuhan di Lingkungan SekitarSoal Ayo, Kita Cari Tahu Lakukan pengamatan terhadap tumbuhan di sekitarmu atau carilah berbagai informasi informasi di dapat dari buku, pengamatan tumbuhan di sekitar, internet, majalah atau koran akar yang mengalami modifikasi struktur dan fungsinya sehingga memiliki fungsi tambahan bagi tumbuhan. Catatlah setiap informasi yang kamu dapat pada Tabel Halaman 110 Kunci Jawaban IPA Kelas 8 Bab 3 Struktur dan Fungsi Akar Tumbuhan yang Akarnya Mengalami Modifikasi Struktur dan Fungsi Halaman 110 Tumbuhan yang Akarnya Mengalami Modifikasi Struktur dan Fungsi Bentukstruktur akar,fungsi modifikasi akar benalu, bakau,vanili,tanjang,randu,pandan laut - 12669492 (Ceiba pentandra) memiliki modifikasi berupa Akar banir atau akar papan tumbuhan. Modifikasi dengan bentuk akar ini terjadi pada pohon penyusun hutan hujan tropis (basah) karena tajuk lebih besar dibandingkan akar. Modifikasi batang pada umbi lapis Foto canva Makassar - Batang tanaman pada umumnya berfungsi untuk menopang tanaman, namun banyak tanaman termodifikasi menjadi fungsi lain misal pada batangnya. Batang dapat memiliki fungsi tambahan, yang berakibat pada bergantinya bentuk morfologi dari bentuk dasar menjadi bentuk yang lain. Modifikasi ini umumnya digunakan untuk menyimpan makanan atau reproduksi secara vegetatif. Beberapa bentuk modifikasi batang diantaranyaGeragih stolon Geragih adalah suatu cabang khusus yang menjalar di permukaan atau di bawah permukaan tanah dengan ruas yang panjang dan pada bukunya lalu muncul tunas daun atau rhizoma Rimpang adalah batang sejati yang merambat mendatar, gemuk, dan berada di permukaan tanah atau di bawah permukaan. Sifat-sifat yang muncul pada modifikasi batang rimpang, seperti beruas-ruas, berbuku-buku, berdaun, tetapi daunnya telah menjelma menjadi sisik-sisik, mempunyai kuncup-kuncup, tumbuhnya ke pusat bumi atau air, kadang-kadang muncul di atas Spina Duri merupakan modifikasi dari akar, daun maupun batang yang strukturnya berbentuk kecil yang tajam. Menurut asalnya duri sendiri dibedakan menjadi duri semu dan duri tuberUmbi merupakan modifikasi akar maupun batang. Umbi adalah geragih atau rimpang yang membengkak dan biasanya berbentuk bulat, seperti kerucut atau tidak beraturan. Umbi juga berfungsi sebagai tempat menyimpan cadangan makanan sehingga dibedakan menjadi umbi batang dan umbi CirrhusAlat pembelit atau sulur adalah bentuk modifikasi batang, daun maupun akar yang strukturnya seperti pembelit berbentuk spiral. Sulur berfungsi untuk membelit atau melilit benda-benda yang adalah pangkal batang atau batang bulat pendek yang berada tepat di bawah permukaan tanah. Bonggol yang memiliki fungsi tambahan sebagai tempat cadangan energi disebut sebagai bonggol umbi cormus. Umbi lapis BulbulusJika batang menjadi pendek dan bentuknya berlapis-lapis yang dikelilingi oleh daun berdaging sebagai penyimpanan cadangan makanan maka struktur ini disebut sebagai umbi lapis. Umbi lapis merupakan modifikasi batang dan daun dengan pertumbuhan secara apikal, contohnya bawang. Ada dua jenis bulbulus, yaitu Tunicate bulb dan Nontunicate Tunicate bulbMemiliki pembungkus luar yang merupakan modifikasi daun yang bertujuan melindungi umbi lapis dari kerusakan selama penggalian atau terhadap kekeringan jika tidak lagi berada dalam tanah, contoh tulip dan Nontunicate bulbTidak memiliki pembungkus luar seperti pada tunicate bulb sehingga rentan terhadap kerusakan maupun kekeringan oleh karena itu jenis ini harus ditangani secara hati-hati, misalnya pada merupakan calon tunas, jadi terdiri atas calon daun, calon batang maupun calon bunga. Biasanya kuncup dilindungi oleh rambut-rambut, sisik-sisik, daun penumpu, dan sebagainya agar tidak gugur atau tidak mati sebelum tumbuh.
Contohtumbuhan yang punya akar gantung adalah pohon beringin, tanaman anggrek, dan tanaman curtain ivy. Baca Juga: Jenis Akar pada Tumbuhan Menurut Bentuk, Sifat, dan Fungsinya. 2. Akar Tunjang. Akar tunjang tumbuh dari bagian bawah batang ke segala arah, seakan-akan menunjang batang agar enggak rebah.
Macam-macam Bentuk Akar pada Tumbuhan dan Akar adalah salah satu bagian pokok dari tumbuhan yang tumbuh menuju inti utama akar adalah untuk menyerap air dan unsur hara dari dalam tanah. Akar juga berfungsi untuk memperkokoh berdirinya akar pada tumbuhan pada umumnya meruncing di bagian ujungnya. Bentuk runcing pada akar tersebut agar memudahkan akar untuk menembus juga Jenis-jenis Batang Tumbuhan, Contoh, dan mempunyai struktur luar yang terdiri dari daerah pertumbuhan akar, tudung akar, serta bulu bagian-bagian akar dari luar ke dalam adalah epidermis, korteks, endodermis, dan jaringan pengangkut xilem dan floem.Berdasarkan ciri-ciri bentuknya, maka akar pada tumbuhan dapat dibedakan menjadi beberapa macam sebagai Akar Tunggang Tidak BercabangAkar tunggang yang tidak bercabang biasanya terdiri dari akar-akar halus yang berbentuk serabut. Salah satu fungsi dari akar ini adalah untuk tempat penyimpanan cadangan Akar Tunggang BercabangAkar tunggang bercabang memiliki bentuk kerucut panjang, tumbuh lurus ke bawah bercabang banyak, sehingga akan memberikan kekuatan yang lebih besar pada batang untuk tetap kokoh Akar SerabutAkar serabut lebih banyak terdapat pada tumbuhan berkeping satu monokotil. Akar serabut merupakan akar yang tumbuh dar pangkal batang akar primer atau lembaga yang sudah Akar GantungAkar gantung tumbuh dari bagian atas batang dan mengarah ke tanah. Akar gantung biasanya berfungsi untuk menyerap air dan gas dari Akar NapasAkar napas tumbuh keluar dari batang bagian bawah. Sebagian akar napas akan muncul di permukaan tanah dan sebagian lainnya berada di dalam tanah untuk bernapas, karena memiliki banyak Akar TunjangAkar tunjang tumbuh dari bagian bawah akar menuju ke segala arah. Akar tunjang berfungsi untuk menunjang batang agar tidak Akar BanirAkar banir merupakan akar yang tumbuh menonjol di atas tanah. Akar banir berfungsi untuk memperkokoh berdirinya suatu Akar PengisapAkar pengisap termasuk dalam akar yang terdapat pada tumbuhan jenis parasit. Selain sebagai tempat untuk melekatkan diri, akar ini juga berfungsi sebagai alat pengisap sari makanan pada tumbuhan yang ditumpangi inang.9. Akar PelekatAkar pelekat terdapat pada tumbuhan yang tumbuh memanjat. Akar ini berfungsi untuk melekatkan batang pada tembok atau pun tumbuhan Akar LututAkar lutut tumbuh ke atas selanjutnya membelok lagi ke dalam tanah, sehingga membentuk seperti lutut yang Akar PembelitAkar pembelit berkembang pada tumbuhan yang memanjat. Contoh tumbuhan yang memiliki akar pembelit adalah vanili Vanilla planifolia.Baca juga Struktur dan Macam-macam Bentuk Daun Beserta ulasan mengenai macam-macam bentuk akar pada tumbuhan dan gambarnya. Semoga bermanfaat. Fungsiakar pada tumbuhan yang tidak kalah penting yaitu melakukan respirasi. Fungsi ini biasanya terdapat pada pohon beringin, yang menggunakan akarnya sebagai proses respirasi. Selain itu, tanaman tembakau juga diketahui melakukan respirasi melalui bagian akarnya. Di sini, akar yang berfungsi sebagai alat respirasi disebut dengan pneumatophores. nama tumbuhan bentuk struktur akar fungsi modifikasi akar - Selamat datang di situs kami. Pada saat ini admin akan membahas tentang nama tumbuhan bentuk struktur akar fungsi modifikasi Modifikasi Akar Pada Kedua Tanaman Tersebut Bagis from floorplan with soaring ceilings and modern feel. 15 akar tumbuhan nama tumbuhan,bentuk struktur akar,fungsi modifikasi akar. Nama tumbuhan beserta bentuk/struktur akar, fungsi modifikasi akar, dan sumber informasi. nama tumbuhan bentuk struktur akar fungsi modifikasi Tumbuhan Bentuk Struktur Akar Fungsi Modifikasi AkarAkar adalah salah satu bagian pokok dari tumbuhan yang tumbuh menuju inti bumi. Jaringan epidermis yang terletak pada akar yaitu di dekat ujung akar bisa mengalami modifikasi menjadi bulu akar. Sebagai contoh ialah akar tanaman. Fungsi modifikasi akar benalu adalah untuk menyerap air maupun. Untuk menunjang dan memperkokoh berdirinya tumbuhan di tempat. nama tumbuhan bentuk struktur akar fungsi modifikasi all calendars is merupakan salah satu organ penting pada tumbuhan yang memiliki berbagai fungsi dan struktur. Akar liar adventitious pada tanaman jagung. Jaringan epidermis yang terletak pada akar yaitu di dekat ujung akar bisa mengalami modifikasi menjadi bulu jenis modifikasi akar pada menunjang dan memperkokoh berdirinya tumbuhan di tempat. Nama tumbuhan beserta bentuk/struktur akar, fungsi modifikasi akar, dan sumber informasi. Akar liar berfungsi sebagai penyangga dan penyokong batang tumbuhan yang menjulang akar benalu melekat pada tumbuhan tumbuhan dibentuk dari beberapa jaringan yang berbeda. Pada sebagian tumbuhan, akar tidak hanya berfungsi untuk. Antara lain tekanan akar, daya hisap daun dan peristiwa dapat mengalami modifikasi atau perubahan karena faktor lingkungan atau tuntutan fungsi large dining areas, living area and plenty of storage including attic spaces and garage. Bentuk struktur akar dan fungsi modifikasi akar pada tumbuhan beringin 4 fungsi akar gantung pada pohon beringin dosenbiologi com bentuk struktur akar dan fungsi. Open floorplan with soaring ceilings and modern view or add calendar events in mckinney that are not affiliated with the city, please visit the mckinney convention & visitors bureau akar tumbuhan nama tumbuhan,bentuk struktur akar,fungsi modifikasi akar. Sedang jaringan yang ada pada batang atau cabang. This corporate entity was filed approximately itulah pembahasan tentang nama tumbuhan bentuk struktur akar fungsi modifikasi akar yang bisa kami sampaikan. Terima kasih telah berkunjung di website awak. supaya artikel yang beta ulas diatas menaruh untung jatah pembaca dan berjibun perseorangan yg sudah berkunjung di website ini. aku berharap anjuran mulai seluruh partai bagi pengembangan website ini supaya lebih apik lagi.

BentukAkar. Bentuk akar dibagi menjadi dua, yaitu akar tunggang dan akar serabut. Berikut pemaparan mengenai kedua bentuk akar tersebut. 1. Akar Tunggang. Akar tunggang mempunyai akar utama yang tumbuh lurus ke bawah dan merupakan kelanjutan dari batang. Akar-akar yang lain merupakan cabang dari akar utama.

Carilah berbagai informasi akar yang mengalami modifikasi struktur dan fungsinya sehingga memiliki fungsi tambahan bagi tumbuhan. Cari Nama Tumbuhan, bentuk / struktur akar, fungsi modifikasi akar Jawaban 1. wortel bentuk struktur akar ; seperti tombak fungsi modifikasi akar menyimpan cadangan makanan 2. bengkuang bentuk modifikasi tunggang fungsi modifikasi akar untuk menyimpan cadangan makanan 3. singkong bentuk/struktur akar serabut fungsi modifikasi akar ; tempat penimbunan cadangfan makanan 4. sirih bentuk/struktur akar serabut fungsi modifikasi akar ; sebagai perekat 5. bawang bentuk/struktur akar serabut fungsi modifikasi akar ; sebagai perekat 7. laos bentuk/struktur akar serabut fungsi modifikasi akar ; untuk tempat penyimpanan cadangan makanan 8. jahe bentuk/struktur akar serabut fungsi modifikasi akar ; untuk tempat penyimpanan cadangan makanan 9. beringin bentuk/struktur akar tunggang fungsi modifikasi akar ; akar gantungnya berfungsi untuk pernapasan 10. mangrove bentuk/struktur akar tunggang fungsi modifikasi akar ; akar yang naik ke atas berfungsi untuk pernafasan 11. akar benalu bentuk/struktur akar tunggang fungsi modifikasi akar ; untuk menghisap air dan zat-zat makanan 104 total views, 1 views today
Akarmodifikasi dapat berfungsi sebagai akar penggerak, akar kontak, akar kandang, akar pengikat, akar pemantau, akar penyimpan, akar penyerap, dan akar pelarut. Akar penggerak berfungsi untuk menggerakkan tumbuhan untuk mencari sumber nutrisi. Akar menjadi organ dalam tumbuhan yang memiliki peran penting selain daun dan batang. Akar menjadi bagian utama vegetatif yang memiliki peranan penting untuk memasok air, mineral atau bahan-bahan lain dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan. Akar memiliki peran yang sangat vital dalam tumbuhan, tanpa adanya akar sangat berakibat fatal bagi tumbuhan. Untuk penjelasan lebih lengkapnya, simak penjelasan morfologi akar dibawah ini. Akar tumbuhan merupakan bagian utama bagi tumbuhan agar tetap dapat tumbuh. Tanpa adanya akar tumbuhan tidak akan bisa hidup, selain itu kondisi akar yang terganggu akibat lingkungan juga menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi terganggu bahkan menyebabkan tanaman mati. Adanya pertumbuhan akar pada tanaman menjadi sebuah tanda jika tanaman tersebut telah tumbuh menjadi individu tanaman baru. Akar memiliki struktur lapisan yang sangat kuat. Hal ini ini terbukti dengan fungsinya yang sangat penting untuk menopang tubuh tumbuhan. Berikut ini struktur morfologi akar, antara lain 1. Akar Pokok Akar pokok terdiri dari kumpulan cabang akar dan setiap cabangnya dapat melakukan percabangan akar selanjutnya. 2. Apex Radicis Ujung Akar Apex Radicis adalah struktur akar yang terus tumbuh karena ujung akar terdiri dari jaringan-jaringan yang masih muda sehingga terus bertambah dan tumbuh. 3. Calyptras Tudung Akar Tudung akar merupakan bagian ujung dari akar yang berfungsi untuk menembus tanah. Bagian ini sangat lemah dan rentan rusak karena akar masih sangat muda. Karena itulah, setelah menembus tanah akar akan selalu berganti dengan jaringan baru. 4. Collum Leher Akar Collum adalah leher akar tanaman yang terletak dibagian pangkal yang menjadi awal proses pertumbuhan akar berlangsung. Collum memiliki warna yang lebih terang dibandingkan struktur akar lainnya sehingga lebih mudah untuk dibedakan. 5. Corpus Radicis Batang Akar Corpus Radicis merupakan struktur akar yang terletak diantara ujung akar dan leher akar. Batang akar akan terus berkembang mulai dari tanaman mulai tumbuh hingga tanaman mati. 6. Fibrilia Radicalis Fibrilia Radicalis adalah serabut akar yang ada diantara cabang akar dan ujung-ujung akar. 7. Radix Literalis Radix Literalis adalah cabang akar dari kumpulan cabang akar dan setiap cabangnya bisa melakukan percabangan akar lagi. Fungsi Akar Tumbuhan Akar memiliki peran yang penting bagi tumbuhan, berikut ini beberapa fungsi akar pada tanaman, antaralain Akar menopang tumbuhan sehingga membuat tanaman menjadi kokoh. Akar menyerap air dan unsur hara dalam tanah lalu menebarkan ke batang dan daun. Akar sebagai alat respirasi, seperti pada beberapa jenis tanaman, contohnya tanaman bakau. Akar sebagai media untuk alat reproduksi vegetatif, contohnya tanaman wortel dan tanaman sukun. Akar sebagai tempat menyimpan makanan cadangan, contonya pada tanaman umbi akar. Akar mengangkut air dan zat makanan yang telah diserap ke bagian tumbuhan yang membutuhkan. Jenis Akar Tumbuhan Sebenarnya calon akar sudah terbentuk ketika tumbuhan masih berbentuk biji dan membentuk lembaga. Calon akar dikenal dengan Radicula atau akar lembaga. Selanjutnya biji akan berkecambah dan akan terus tumbuh menjadi tumbuhan dewasa. Perkembangan akar lembaga akan terlihat perbedaanya sesuai dengan jenis masing-masing tumbuhan. Secara umum akar dibedakan menjadi 2, yaitu Akar Tunggang Taproot System dan Akar Serabut Fibrousroot System. Akar Tunggang Taproot System Akar tunggang merupakan jenis akar pada jenis tumbuhan biji terbelah atau berkeping dua dikotil dengan sistem perakaran yang terdiri dari akar pokok besar primer memanjang dan tumbuh cabang-cabang akar berukuran lebih kecil. Terlihat perbedaan antara akar pokok dan cabang-cabang akar dari ukuran dan jumlahnya. Akar pokok memiliki pertumbuhan akar yang lebih cepat sehingga ukuranya terlihat lebih besar, sedangkan pada cabang-cabang akar memiliki ukuran lebih kecil namun berjumlah banyak. Beberapa contoh tumbuhan dengan akar tunggang yaitu tumbuhan mangga, jeruk, durian, jambu, mawar dan lainnya. Karena itulah, jenis tumbuhan dengan akar tunggal memiliki cara perkembangbiakan melalui teknik cangkok, okulasi atau stek batang. Berdasarkan bentuk akar dan percabangannya, akar tunggang memiliki 2 subkategori, yaitu akar sedikit/tidak bercabang dan akar bercabang, berikut penjelasannya Akar tidak bercabang / tidak bercabang Jenis akar kategori ini tidak memiliki cabang atau sedikit cabang dengan bentuk halus. Fungsi akar tunggang ini hanya sebagai tempat untuk menyimpan cadangan air. Bentuk akar kategori ini seperti tombak atau pena dengan bagian bawah mengerucut. Akar bercabang Akar tunggang bercabang biasanya terdapat pada jenis pohon besar seperti pada jenis pohon jambu. Jenis akar ini memiliki bentuk mengerucut panjang dengan banyak cabang sehingga membuat pohon menjadi lebih kokoh dan menopang banyak cabang batang. Akar Serabut Fibrousroot System Akar serabut adalah akar tumbuhan yang keluar dari bagian pangkal batang dan bergerombol seperti anyaman akar seperti benang yang menyebar didalam tanah. Akar serabut merupakan jenis akar pada tumbuhan berkeping satu atau tumbuhan monokotil dengan jumlah akar banyak dan ukuran yang hampir sama. Contoh tumbuhan berkeping satu seperti pohon kelapa, pisang, tebu, jagung, padi, rumput, gandum dan jenis lainnya. Akar pokok dan cabang akar pada struktur akar serabut sulit untuk dibedakan karena kecepatan pertumbuhan akar yang hampir sama. Akar serabut berfungsi untuk membuat tanaman menjadi kokoh meskipun akar serabut lebih lemah dibandingkan dengan jenis akar tunggang. Selain itu, akar serabut juga berfungsi untuk menyerap air dan zat-zat mineral dari tanah untuk menuju ke bagian tubuh tumbuhan yang membutuhkan. Jenis Akar Berdasarkan Fungsinya Akar Tunjang Akar tunjang tumbuh dibagian akar bawah ke segala arah untuk menunjang atau memperkokoh batang. Contoh tanaman dengan akar tunjang yaitu pohon bakau dan pohon pandan. Akar Gantung Akar gantung tumbuh dibatang diatas tanah dan akar menggantung menuju kearah tanah. Contoh akar gantung seperti pada pohon beringin. Akar Napas Akar napas tumbuh tegak lurus keatas dan timbul ke permukaan tanah atau air, karena akar napas terdapat pada jenis tumbuhan darat dan tumbuhan air. Contoh akar napas seperti pada pohon kayu api. Akar Pelekat Akar pelekat adalah akar yang tumbuh disepanjang batang untuk menempel pada kayu, tembok atau media lain untuk tumbuhnya akar pelekat tanaman. Contoh tanaman dengan akar pelekat yaitu lada dan sirih. Akar Penghisap Akar penghisap berfungsi untuk menyerap air, mineral, hara dan makanan dari pihin yang ditumpanginya, dalam artian akar penghisap merupakan akar parasit. Contoh tanaman dengan akar penghisap yaitu akar tanaman benalu. Demikian artikel mengenai Morfologi Akar Tumbuhan. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan anda mengenai pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam. Jaringanepidermis merupakan jaringan tubuh tumbuhan yang terletak paling luar. Jaringan epidermis menutupi seluruh tubuh tumbuhan mulai dari akar, batang, hingga daun. Biasanya epidermis hanya terdiri dari selapis sel yang berbentuk pipih dan rapat. Fungsi jaringan epidermis adalah sebagai pelindung jaringan di dalamnya serta sebagai tempat Tumbuhan Yang Akarnya Mengalami Modifikasi Struktur Dan Fungsi Assalamualaikum Hari ini saya akan berbagi ilmu tentang Tumbuhan Yang Akarnya Mengalami Modifikasi Struktur Dan Fungsi Sebelumnya perkenalkan nama saya Muhammad Kharis Abdillah Berikut Hasil Searching Saya Selamat Membaca Berikut Contoh Contohnya 1. Wortel Daucus Carota Bentuk Struktur Akar Seperti Tombak karena kaya beta karoten, sebagai bahan Vitamin A. Fungsi Modifikasi Akar Menyimpan Cadangan Makanan 2. Kentang Solanum tuberosum Bentuk Struktur Akar Kentang memiliki akar yang mengembang karena menyimpan sari pati karbohidrat. Fungsi Modifikasi Akar Sari pati ini digunakan kentang sebagai cadangan makanan. Selain itu umbi juga digunakan untuk berkembang biak secara vegetatif. 3. Singkong Manihot utilissima Bentuk Struktur Akar Singkong memiliki akar yang termodifikasi menjadi umbi Fungsi Modifikasi Akar Menyimpan makanan dalam bentuk karbohidrat 4. Ketela rambat Ipomoea batatas Bentuk Struktur Akar Ketela rambat memiliki akar yang termodifikasi menjadi umbi Fungsi Modifikasi Akar Untuk menyimpan makanan dalam bentuk karbohidrat 5. Kacang tanah Arachis hypogaea Bentuk Struktur Akar Akar kacang tanah mengalami modifikasi Fungsi Modifikasi Akar Menyimpan biji hasil penyerbukan, yang digunakan untuk berkembang biak secara generatif. Perkembangan biji di akar ini disebut dengan geokarpi 6. Kacang bogor Vigna subterranea Bentuk Struktur Akar Sama dengan kacang tanah Fungsi Modifikasi Akar Digunakan unruk perkembangan biji 7. Mangrove merah Rhizophora mangle Bentuk Struktur Akar Akar mangrove merah beradaptasi sehingga muncul di permukaan tanah Fungsi Modifikasi Akar Agar bisa bernafas dan menghirup udara 8. Tali putri Cuscuta sp Bentuk Struktur Akar Tali putri menggunakan akarnya untuk mengikat diri ke tanaman inang Fungsi Modifikasi Akar Menghisap nutrisi dari tanaman inang 9. Lobak Raphanus sativus Bentuk Struktur Akar Lobak memiliki akar yang dimodifikasi Fungsi Modifikasi Akar Untuk menyimpan makanan 10. Lada Piper nigrum Bentuk Struktur Akar Akara lada dimodifikasi sehingga dapat merambat dengan mencengkeram tanaman inang atau batang penyangga Fungsi Modifikasi Akar Bertahan hidup Sumber menjelaskanstruktur, bentuk dan macam dari akar, batang, daun, bunga, buah, biji, serta kecambah. B. TEORI 1. Akar (Radix) Akar adalah bagian dari tumbuh-tumbuhan yang terletak di dalam tanah atau di atas tanah. Berfungsi untuk memperkuat berdirinya tanaman, menyerap air, unsur hara, menyimpan cadangan makanan, dan untuk Halo Nadiya kakak bantu jawab ya! Akar dapat mengalami perubahan dapat disebabkan oleh faktor lingkungan atau suatu tuntutan tertentu. Dalam bagian tumbhan akar bukan hanya berguna sebagai penyerapan namun juga menjadi tempat cadangan makanan, pernapasan, pembelit, penopang berdirinya batang, penghisap, dll. Berikut adalah penjelasannya. a Akar udara atau akar gantung radix aureus Akar ini biasanya keluar di bagaian atas tanah, menggantung di udara serta juga menggantung ke arah tanah. Akar ini berfungsi untuk menyerap air dan gas. Contoh anggrek kalajengking, anggrek bulan, pohon beringin. b Akar penggerek atau akar penghisap haustoria Merupakan akar yang biasanya hidup sebagai parasit yang berguna sebagai penghisap air maupun makanan dari inangnya. Contohnya adalah parasit benalu, parasit cendana, dan Rafflesia arnoldi. c Akar pelekat radix adligans Merupakan akar yang keluar dari buku buku batang yang biasanya tumbuh dengan memanjat yang berguna untuk memanjat dan menempel pada penunjangnya. Contohnya lada, sirih, dan kemukus d Akar pembelit cirrhus radicalis Merupakan akar yang berguna untuk memanjat, yang digunakan untuk berkompetisi mendapatkan sinar matahari. Contohnya Vanili dan Adenium Seperti itu ya Nadiya, semoga membantu Kelas 8 SMP Topik Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan .
  • fn75gurbzb.pages.dev/432
  • fn75gurbzb.pages.dev/322
  • fn75gurbzb.pages.dev/150
  • fn75gurbzb.pages.dev/434
  • fn75gurbzb.pages.dev/391
  • fn75gurbzb.pages.dev/292
  • fn75gurbzb.pages.dev/427
  • fn75gurbzb.pages.dev/228
  • nama tumbuhan bentuk atau struktur akar fungsi modifikasi akar